Kenapa ITP? Dari kecil, saya suka sekali dengan makanan. Saya pun ingin masuk jurusan yang berbau dan berhubungan dengan makana. Lalu, saya pikir, jurusan yang berhubungan dengan makanan hanyalah koki saja. Namun, saat saya bercerita tentang keinginan saya kepada tante saya, beliau menyarankan saya untuk masuk ke jurusan ITP. Pertama saya dengar namanya (waktu itu masih bernama TPG), saya heran. Jurusan apa itu??

Namanya juga anak SD, di beri tahu kalau di TPG itu belajarnya tentang kimia, biologi dan fisika, saya mahlah ga nyambung. Kok bisa ya di makanan ada pelajaran kaya gitu? Namanya juga anak SD, yang saat itu kurikulumnya masih belum mengenal Fisika, Kimia, dan Biologi. Yang ada hanya IPA dan IPS.

Api, dasar anak kecil yang ngebet dengan makanan, maka, sejak SMP sampai SMA, makin ngebet masuk ITP. Ada beberapa hal ang membuat saya ingin masuk ITP Institut Pertanian Bogor.

1. Katanya bagus

Itu kan baru katanya, makanya, saya pun mencari buktinya dengan mencari info dari internet, dan kebetulan oula saya menemukannya di website ITP IPB. Lalu, cukup kecewa karena hanya menemukan informasi yang standar standar saja tentang ITP.

Akhirnya, saya mencari info ke kakak kelas saya. Dan, beliau berhasil membuat saya tambah tertarik dengan ITP Institut Pertanian Bogor.

2. Banyak prestasi

Dari dulu, di ITP katanya sudah banyak prestasi. Saya diberi tahu oleh tante saya bahwa masuk ITP itu paling susah di Institut Pertanian Bogor, karena yang masuk jurusan itu, pas angkatan dia, yang masuk ITP adalah mahasiswa dengan nilai tertinggi di Institut Pertanian Bogor.. nah looh. Bisa ga ya? Wah, jadi makin tertantang buat masuk ke sini. Dan, setelah asuk, ternyata prestasi itu nyata dan bisa di lihat dari hasil karya mahasiswa Institut Pertanian Bogor dalam lomba di California mengenai pangan. Dan, setalah masu, ternyata ITP IPB mendapatkan pengakuan dari IFT. Waah, tambah bangga saya. Dan, IPB sendiri masuk ke dalam peringkat 600 besar dunia.

3. Mudah mencari beasiswa

Yaah, namanya anak sekarang, pingin donk, mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan pendidikan? makanya, saya mendaftar di sini, karena katanya, gampang mendapat beasiswa jika menjadi mahasiswa IPB. Dan, ternyata, beaiswa itu memang banyak tersedia di sini.

Mungkin, sekarang saya tambah senang berada di sini, namun, saya kini mulai menyadari bahwa, masuk ke sebuah juurusan yang tergolong ‘wah’ tidak se enak yang di lihat seperti dahulu, masih banyak yang harus saya lakukan agar terlihat ‘wah juga’. :)